Juventus Siap Memperpanjang Kontrak Baru Alex Sandro

Masa kerja dari Alex Sandro bersama dengan Juventus akan berakhir pada 30 Juni 2020. Tidak ingin kehilangan salah satu pemain diantara pilar penting dilini belakang, pihak manajemen dari Juve siap memperpanjang kontrak dari Alex Sandro.

Alex Sandro memulai karir dan bergabung dengan I Bianconeri sudah sejak Agustus 2015. Dirinya dibeli Juve dari FC Porto dengan harga 26 Juta Euro atau sebesar Rp. 429 Milliar dengan masa kontrak 5 tahun.

Masa kerja dari Alex Sandro bersama dengan Juventus akan berakhir pada 30 Juni 2020

Tetapi setelah dua tahun kemudian, Sandre dikabarkan akan bergabung dengan Chelsea. Agar tidak kehilangannya, Juve langsung menawarkan kontrak baru untuk dirinya.

Sandro tidak kunjung ingin cepat-cepat menandatangani kontrak tersebut. Bahkan pada bursa transfer musim panas lalu. tawaran tersebut kembali datang dari klub Premier League, Manchester United.

Dengan kabar tersebut sempat membuat kabar kepergian Alex Sandro dari Allianz Stadium semakin kuat. Dilansri oleh Football Italia, kabar kepergian dari Sandro ini berbalik arah karena sejumlah media mengabarkan bahwa Sandro akhirnya akan menyetujui kesepatan dengan Juventus.

Sandro dikabarkan setuju dengan kontrak baru bersama Juve sampai 2023. Selanjutnya dalam laga yang akan dijalankan Juventus, Sandro tidak akan memperkuat Juventus saat laga melawan Inter Milan nanti.

Sama hal juga dengan beberapa pemain lainnya seperti Moise Kean dan Andrea Barzagli. Pemain gelandang juventus andalan Juve, Sami Khedira juga dikabarkan tidak bisa tampil dalam duel ini. Tetapi Juventus masih diuntungkan karena masih memiliki pemain penyerang andalannya yaitu Cristiano Ronaldo.

Ketertarikan AC Milan Terhadap Tiga Pemain Chelsea

Direktur asal AC Milan, Leonardo dikabarkan sudah melakukan pembicaraan dengan tiga pemain dari Chelsea. Ketiga pemain tersebut adalah Garu Cahill, Andreas Christensen dan Cesc Fabregas.

Beberapa media seperti media asal Italia, Radio Rossonera dan Mediaset mengklaim bahwa Leonardo sudah melakukan percakapan via telepon dengan salah satu direktur asal Chelsea, Marina Granovskaia.

Pelatih AC Milan, Gennaro Gattuso

Jendela bursa transfer Januari sudah semakin dekat dan AC Milan saat ini sedang tertimpa masalah krisis cedera. Mereka sudah kehilangan beberapa pemain diantaranya Giacomo Bonaventura, Mattia Caldara dan Lucas Biglia. Mereka dikabarkan akan istirahat selama beberapa bulan guna untuk penyembuhan.

Dengan pemikiran tersebut, UEFA juga sedang melakukan pertimbangan soal sanksi yang mengenai masalah Financial Fair Play. AC Milan saat ini sedang mencoba untuk mencari pemain dengan kesepakatan sebagai pemain pinjaman.

Sebenarnya target utama dari AC Milan di Chelsea hanyalah Fabregas karena pemain gelandang tersebut akan keluar dari Chelsea dan mengakhiri kontraknya pada akhir musim ini.

Fabregas sudah berulang kali dikaitkan dengan kepindahan dirinya ke San Siro. Fabregas yang juga mantan pemain dari Arsenal dan Barcelona ini hanya tampil sebanyak sembilan kalai bersama klubnya sekarang disemua laga musim ini.

Terdapat beberapa pemain yang mampu menarik perhatian dari AC Milan, seperti bek tengah, Garu Cahill yang akan menjadi pemain berstatus sebagai pemain gratis pada bursa transfer musim panas 2019.

Saat ini keberadaan Cahill di Chelsea juga dikabarkan sedang dalam masalah. Dirinya hanya bermain sebanyak enam laga secara kompetitif dimusim ini.

Setelah itu pemain Chelsea lainnya, Andreas Christensen merupakan pemain berharga diusianya yang kini sudah memasuki usia 22 tahun. Dirinya baru saja memperpanjang kontraknya walaupun dirinya tetap tidak mendapatkan kesempatan bermain di Stamford Bridge.

AC Milan Sempat Ingin Memiliki Cristiano Ronaldo

Marco Fassone, selaku Mantan CEO dari AC Milan mengungkapkan sebuah fakta yang sangat mengejutkan mengenai ketertarikan dari Rossoneri terhadap Cristiano Ronaldo. Tetapi harapan AC Milan pada saat itu terlalulah tinggi karena mereka tidak memiliki uang untuk bisa mewujudkannya.

Ya, saat itu Ronaldo memutuskan untuk tetap ingin meninggalkan Real Madrid dan memilih bergabung dengan Juventus pada bulan Juli lalu. Juventus sendiri untuk bisa memiliki Ronaldo harus merogoh dana sebesar 112 Juta Euro atau sebesar Rp. 1.8 Triliun.

Marco Fassone, selaku Mantan CEO dari AC Milan mengungkapkan sebuah fakta yang sangat mengejutkan mengenai ketertarikan dari Rossoneri terhadap Cristiano Ronaldo

Fassone mengatakan bahwa mantan pemilik klub dari AC Milan, Yonghong Li yang sangat menginginkan Cristiano Ronaldo bahkan Rossoneri sendiri sudah mempersiapkan uang untk bisa membawa Ronaldo ke San Siro.

Kepada media Il Sole 24 Ore, Fassone mengatakan, “Benar, Yonghong Li memang menginginkan Cristiano Ronaldo di Milan. Tuan Li sendiri yang menginginkan Ronaldo di AC Milan karena dirinya percaya bahwa Ronaldo memiliki kekuatan yang hebat dipasaran Tiongkok”.

Fassone mengatakan bahwa saat dirinya masih menjabat sebagai CEO AC Milan, dirinya sempat bertemu dengan agen dari pihak Ronaldo, Jorge Mendes pada tahun lalu. Ronaldo juga menunjukkan sinyal ingin ikut bergabung tetapi AC Milan tidak mampu memenuhi permintaan dari Mendes.

Kegagalan dari AC Milan untuk bisa merekrut Cristiano Ronaldo dikarenakan Yonghong Li sedang terbelit utang kepada Elliot. Untuk bisa membeli AC Milan, pengusaha asal Tiongkok tersebut harus meminjam uang kepada Elliot.

Tertekannya Ciro Immobile Saat Tampil Membela Timnas Italia

Ciro Immobile, striker asal Lazio ini merasa sangat tertekan saat tampil mengenakan seragam tim nasional Italia. Hal tersebut terjadi bukan tidak ada adanya alasan, hal tersebut terjadi karena Immobile masih belum bisa menunjukkan ketajamannya saat membela klub.

Penyerang yang kini sudah berusia 28 tahun ini gagal memanfaatkan dua kali peluang saat Italia kontra Portugal dalam ajang UEFA Nations League. Kedua tim tersebut pun harus bermain imbang dengan skor akhir 0 – 0.

Ciro Immobile, striker asal Lazio ini merasa sangat tertekan saat tampil mengenakan seragam tim nasional Italia

 

Peforma dari Immobile bersama dengan Gli Azzurri memang sangat berbanding terbalik saat dirinya melakukan pembelaan terhadap Lazio. Pada musim ini saja, dirinya sudah berhasil mencetak sembilan gol serta lima assist dari 16 laga yang dijalaninya disemua komptesisi.

Tekanan tersebut terjadi karena kegagalan dalam mencetak beberapa gol di beberapa kesempatan termasuk saat melawan Portugal. Memang diakui bahwa dalam laga tersebut Immobile mulai menggerotinya tetapi dirinya tidak ingin tenggelam dalam rasa kecewa yang dalam dan dirinya memilih untuk terus tetap menatap kedepan.

Gol terakhir dari Immobile untuk Gli Azzurri sendiri tercipta saat laga melawan Israel yang berlangsung pada bulan September 2017. Walaupun demikian, fakta tersebut tidak akan membuat mantan penggawa dari Juventus ini menyerah begitu saja, dirinya akan terus membuktikan kualitasnya dalam lapangan dan akan terus menunjukkan performa terbaiknya agar tidak muncul kembali rasa kekecewaan lagi.