Keinginan Solskjaer Mendatangkan Harry Maguire Ke Manchester United

Manchester United memiliki keinginan untuk menetapkan Harry Maguire sebagai target utama pada bursa transfer musim panas mendatang. Klub berjulukan The Red Devils ini sudah menyiapkan dana sebesar 65 Juta Poundsterling untuk bisa mendapatkannya.

Sebelumnya, Klub besutan dari manajer interim, Ole Gunnar Solskjaer, Manchester United sempat menyuarakan bahwa timnya sangat tertarik untuk memiliki Maguire pada musim lalu tetapi saat itu keinginan United tidak terealisasi karena masalah yang terjadi antara Mourinhon dan Ed Woodward.

Manchester United sudah siap untuk memulai segalanya sejak Solskjaer memegang alih kepelatihan United. Mereka siap untuk membangun skuat yang hebat kembali. Pembangunan tersebut dimulai dengan melakukan pembelian Maguire yang juga menjadi keinginan Solskjaer.

Manchester United memiliki keinginan untuk menetapkan Harry Maguire sebagai target utama pada bursa transfer musim panas mendatang

Manchester United memang masih memiliki masalah serius pada posisi Lini Pertahana klub. Mereka masih belum bisa menemukan perpaduan bek yang tepat untuk mengatasi kerasnya lawan dari striker Liga Inggris.

Berdasarkan laporan dari media Daily Star, Solskjaer dikabarkan berniat untuk memecahkan masalah tersebut dengan mendatangkan Maguire Dirinya berkeinginan untuk membangun pertahana United kembali dengan memusatkan Maguire sebagai pemimpin

Keinginan The Red Devils terhadap Maguire ini sudah dimulai dari performa apiknya bersama dengan timnas asal Inggris diajang Piala Dunia 2018 lalu. Dirinya menjadi salah satu sosok pemain bintang utama yang berhasil membantu timnas asal Inggris maju kebabak semifinal.

Gerard Pique Dilirik Timnas Catalunya Setelah Pensiun Dari Timnas Spanyol

Gerard Pique sudah memutuskan untuk pensiun dari Timnas Spanyol setelah harus gagal diajang Piala Dunia 2018. Bek asal Barcelona ini memiliki beberapa gelar juara bersama denan La Roja, diantaranya ada gela juara diajang Piala Dunia 2010 dan ajang Liga Euro 2012.

Gerard Pique belum lama ini memutuskan untuk pensiun dari timnas asal Spanyol tetapi ternyata dirinya tetap saja mendapat lirikan dan panggilan dari timnas lainnya. Kali ini bukanlah dari timnas asal Spanyol melainkan timnas asal Catalunya yang menginginkan jasanya.

Gerard Pique bisa dikatakan memiliki hubungan yang buruk dengan para penggemar Spanyol. Hubungan buruk tersebut dipicu lewat kedekatan Pique dengan melakukan aksi politiknya yang mendukung gerakan Catalunya merdeka dalam beberapa waktu lalu.

Gerard Pique sudah memutuskan untuk pensiun dari Timnas Spanyol setelah harus gagal diajang Piala Dunia 2018

Dengan tindakan tersebut membuat Pique mendapatkan panggilan dari timnas Catalunya. Timnas tersebut memang bukan timnas yang masuk kedalam anggota FIFA. Namun mereka sudah cukup aktif dalam beberapa pertandingan dalam hal uji coba.

Para pemainnya pun memiliki nama besar yang sebagiannya adalah pemain yang pernah melakukan pembelaan Barcelona. Dengan keadaan jeda internasional ini, timnas Catalunya akan menggelar laga uji coba.

Laga uji coba nanti, Timnas Catalunya akan berhadapan dengan Venezuela yang akan digelar pada hari Senin (25-03-2019) mendatang. Beberapa pemain berkualitas pun nantinya akan dipanggil dalam laga tersebut.

Nama yang paling menjadi sorotan tentu saja adalah Gerard Pique. Selain pemain tersebut, ada pula beberapa eks pemain Barcelona seperti, Xavi Hernandez, Marc Bartra, Martin Montoya, Bojan Krkic hingga Aleix Vidal.

Beberapa Pesepak Hebat Dengan Nomor Punggung 7 di Panggung Elite Dunia

Pesepakbola memang cenderung memiliki nomor punggung terfavorite sendiri dalam berkarir dalam dunia sepak bola. Nomor – nomor tersebut dipercaya bisa memberikan sebuah keuntungan untuk si pemain tersebut.

Biasanya untuk pemain dengan bernomor punggung 7 identik dengan pemain sayap, pemain yang memiliki keterampilan dalam hal mengiring bola dan mengirim umpan silang dari arah sisi sayap.

Dilansir dari media Ronaldo.com, berikut beberapa pemain bintang kelas dunia terbaik dengan jersey nomor tujuh dalam dunia sepak bola.

1. David Beckham, merupakan sosok pemain yang sangat terkenal dalam dunia sepak bola. Dengan keputusannnya mengenakan jersey dengan nomor punggung tujuh di Manchester United, dirinya berhasil memenangkan dan mempersembahkan piala Treble untuk Manchester United.

David Beckham

2. Luis Figo, merupakan salah satu pemain sayap yang pernah bermain untuk Sporting Club. Dengan mengenakan jersey dengan nomor punggung 7 ini, dirinya berhasil memenangkan setiap laga dilevel klub dan selalu berhasil memenangakan laga dibeberapa turnament internasional.

Luis Figo

3. Cristiano Ronaldo, dirinya menjadi salah satu pesepak bola terbaik dalam sejarah sepak bola dengan nomor punggung 7. Dirinya selalu meraih kesuksesan besar dalam sepanjang karirnya dengan jersey nomor punggung 7’nya.

CR7

4. Raul Gonzalez, merupakan pemain penyerang tengah yang mengenakan jersey dengan nomor punggung 7. Performa saat berada dilapangan sangatlah hebat dan selalu memenangkan setiap ajang. Dirinya berhasil mencetak gol penting untuk Real Madrid, sehingga dirinya menajdi pemain legenda sejati di Santiago Bernabeu.

Raul Gonzalez

Pemburuan Liverpool Terhadap Ferro

Liverpool dikabarkan sedang melakukan pertimbangan untuk merekrut bek asal Benfica, Francisco Reis Ferreira atau yang biasa dikenal dengan Ferro pada bursa transfer musim panas 2019. Tak main-main, Liverpool sudah mempersiapkan dana sebesar 85 Juta Poundsterling untuk pemain yang saat ini berusia 21 tahun.

Ferro telah menjalani laga untuk skuat utama di Benfica pada Februari 2019. Saat itu Benfica berhasil menaklukan Nacional dengan skor akhir 10 – 0. Setelah laga tersebut usai, Ferro selalu tampil dalam lineup starting Benfica.

Ferro dikabarkan menjadi salah satu pemain bintang termuda yang paling bisa menjanjikan dalam akademi sepak bola Benfica. Dirinya masuk dalam incaran klub-klub ternama Top Eropa selama beberapa tahun terakhir.

Liverpool dikabarkan sedang melakukan pertimbangan untuk merekrut bek asal Benfica, Francisco Reis Ferreira atau yang biasa dikenal dengan Ferro

Liverpool dikabarkan sudah melakukan pemdekatan dengan Benfica untuk membahas masalah transfer Ferro. Bahkan, The Reds sudah pernah ditolak oleh Benfica pada musim 2017. Saat itu Liverpool hanya ingin meminjam Ferro dengan pilihan harus mengeluarkan dana sebesar 10 Juta Pounds.

Tawaran dari Liverpool tersebut tidak disambut baik oleh Benfica. Liverpool dikabarkan sudah mempersiapkan dana sebesar 85 Juta Poundsterling jika memang serius ingin mendatanggkan Ferro. Harga tersebut sudah sesuai dengan profosal harga penjualan dalam kontrak terbaru Ferro yang baru saja ditandatangani pada awal Maret 2019.

Dengan postur tubuh yang tinggi membuat Ferro dianggap sebagai pemain idela untuk Liverpool yang nantinya akan dipasangkan dengan Virgil van Djik. Jika nantinya ditebus dengan harga 85 Juta Pounds, maka Ferro akan menjadi bek termahal didunia dan mengalahkan harga Virgil van Djik.

Untuk mendapatkan Ferro, Liverpool harus bersaing secara sehat dengan Manchester City dan Borussia Dortmund.

Virgil van Dijk mampu halangi para penyerang kelas dunia.

Peforma yang sangat baik kembali ditampilkan oleh Virgil van Dijk pada laga kontra Bayern Munchen. Dirinya menuai banyak pujian, bahkan mantan pemain Liverpool, Glenn Johnson pun ikut memberikan pujian untuk pemain satu ini.

Virgil kerap sudah kerap kali menjadi pemain kunci ketika Liverpool bertanding melawan Bayern Munchen, mereka berhasil memenangkan laga tersebut dengan skor 1-3, dimana van Dijk mampu menorehkan 1 gol dan 1 assist di Allianz Stadium.

Tidak cukup sampai disana dirinya juga mampu membuat Robert Lewandowski kewalahan hingga tidak berkutik dihadapannya. Melalui berbagai kontribusi yang ia berikan, van Dijk dinilai menjadi pilar yang kokoh untuk The Reds.

Glenn Johnson mencatat ada dua kelebihan yang dimiliki oleh van Dijk. Yang pertama dia adalah pemain yang sangat tenang.

Peforma yang sangat baik kembali ditampilkan oleh Virgil van Dijk pada laga kontra Bayern Munchen

Dengan ketenangannya, itu menjadi keuntungan pada tim sehingga para pemain lain dapat mencontoh dirinya, sebab tidak ada pemain yang ingin melihat orang lain disekitarnya panik, dengan hal tersebut para pemain mungkin dapat tertular dengan ketenangannya tersebut.

Yang kedua, dirinya disebut sebagai pemain yang kuat saat menjaga pemain lawan hingga berduel dengan penyerang, dirinya juga dikatakan mampu membuat para penyerang lawan tidak berkutik.

Glenn Johnson menilai bahwa van Dijk termasuk sebagai bek terbaik yang pernah atau sedang dimiliki Liverpool. Bahkan Johnson mengatakan bahwa saat ini van Dijk sungguh-sunguuh pemain yang tidak memiliki kelemahan.

Pekerjaan Yang Harus Zidane Selesaikan di Real Madrid

Zinedine Zidane akhirnya secara resmi kembali ke Real Madrid. Pria berbadan tinggi yang memiliki nama sapaan Zizou ini terpilih menjadi sosok pelatih yang menggantikan posisi Santiago Solari.

Solari harus dicopot dari jabatannya di Real Madrid karena hasil buruj yang didapatinya dalam beberapa kompetisi didomestik dan Eropa. Solari juga adalah pelatih pengganti Julen Lopetegui yang sebelumnya dipecat juga pada pertengahan musim ini.

Pemecatan terjadi pada Lopetegui karena dirinya dianggap gagal mengangkat performa dari Karim Benzema dkk. Dalam ajang liga Spanyol, Real Madrid hampir saja kehilangan gelar sebagai juara Liga Spanyil karena kalah berhadapan dengan Barcelona.

Real Madrid berada diposisi ketiga diklaseme sementara dengan total perolehan 51 poin saat ini, mereka tertinggal 12 poin dari Barcelona. Dalam perebutan gelar juara Liga Spanyol ini, Real Madrid harus lebih giat lagi menyelasaikan 11 laga yang tersisa.

Zinedine Zidane akhirnya secara resmi kembali ke Real Madrid

Dalam ajang kompetisi Eropa, Real Madrid harus merelakan klubnya tersingkir dari Liga Champions setelah harus kalah dari Ajax Amsterdam dibabak 16 besar. Keadaan ini merupakan kali pertamnya terjadi dalam lima tahun terakhir.

Dengan fakta-fakta yang terjadi dan kita lihat, sudah jelas bahwa Zidane memiliki pekerjaan yang harus diselesaikannya. Berikut diantaranya:

  1. El Real harus selesai dalam Liga Champions => Mereka harus bisa finis dalam babak ini karena pasalnya menyalip Barcelona diposisi puncak klasemen memerlukan sebuah mukzijat ataupun keajaiban.
  2. Zidane harus bisa mempertahankan Marcelo => Kembalinya Zidane ke Real Madrid diiringi kabar hengkangnya Marcelo ke Juventus. Dengan demikian Zidane harus memutar otak agar Marcel tetap mau bertahan di Bernabeu.

Pemain Chelsea menyuarakan tentang pentingnya keberadaan Hazard.

Emerson Palmieri ikut menyuarakan ketakutannya yang juga dirasakan para fans The Blues, Eden Hazard yang dikatakan akan pergi ke Real Madrid. Menurut Palmieri, Chelsea tidak boleh ditinggalkan oleh pemain sehebat Hazard karena alasan-alasan tertentu.

Rumor kepergian Hazard saat ini sudah beredar sejak akhir musim lalu, bahkan juga Hazard sendiri menguatkan bahwa sebenarnya ia tertarik juga kepada Real Madrid, sebab klub tersebut juga merupakan impiannya dari kecil.

Namun hal itu sempat terhenti karena kepergian Zidane dari Madrid kala itu, dan beralih-alih kepemimpinan sampai ke Santiago Solari. Perlahan dengan rentetan yang tidak mencapai targetm Madrid pun kembali menunjuk Zidane sebagai pelatihnya. Dengan kejadian yang seperti itu dapat diasumsikan bahwa mereka akan kembali memburu Hazard.

Selama musim ini Hazard menikmati musin yang tergolong produktif, dirinya sudah mencetak 13 gol bersama The Blues, tidak sampai disana ia juga menciptakan assist terbanyak di Chelsea.

Sebagai pemain sekaligus suporter Chelsea, Palmieri tidak dapat membayangkan jika Hazard pergi, sebab dirinya kini berperan sangat penting didalam tim, sekaligus ia juga merupakan pemain terbaik dunia.

Emerson juga membahas tentang peluang Chelsea di musim ini. Dia percaya saat ini Chelsea sedang memiliki target untuk sampai di posisi empat besar, dan mereka akan berusaha dalam 9 laga yang tersisa dalam liga Premier musim ini.

Dengan itu mereka berupaya untuk memenangkan sembilan pertandingan yang tersisa dari mulai laga melawan Everton hingga perlahan bisa memperoleh empat besar.

Solksjaer protes keputusan wasit berikan pinalti untuk Arsenal.

Ole Gunnar Solksjaer, sang manajer The Red Devils ini memprotes keputusan wasit yang memberikan hadiah tendangan pinalti untuk Arsenal.

Manchester dijadwalkan untuk bertandang ke markas The Gunners pada pertemuan pekan ke 30 kemarin. MU kembali dijagokan pasalnya mereka berhasil mempermalukan Arsenal dengan skor 3-1 di ajang FA Cup.

Ole Gunnar Solksjaer, sang manajer The Red Devils ini memprotes keputusan wasit yang memberikan hadiah tendangan pinalti untuk Arsenal.

Namun kali ini keadaan berbalik saat keadaan perlahan dimenangkan oleh Arsenal dipertandingan kali ini, mereka berhasil merebut posisi ke 4 klasemen sementara dari sang Setan Merah dengan skor 2-0.

Gol-gol tersebut diciptakan denga long shot dari Granit Xhaka dan tendangan pinalti dari Pierre-Emerick Aubame.

Seusainya pertandingan tersebut, Solksjaer mengelukan bahwa skuatnya yang saat ini kurang ideal, sebab hal tersebut mungkin terjadi karena para pemain yang kelelahan setelah melawan PSG di liga Champions kemarin.

Situasi tersebutpun dimanfaatkan dengan baik oleh The Gunners, Solksjaer pun mengisyaratkan bahwa timnya pada laga tersebut sedang tidak beruntung.

Solksjar juga memastikan pada laga tersebut berjalan dengan lambat. Yang dimaksudnya adalah kesulitan dampak dari laga sebelumnya, tetapi dirinya juga mengatakan bahwa mereka tetap menciptakan peluang-peluang sampai Arsenal mendapatkan gol pertama dan itu membuat perbedaan kembali terasa.

Kemudian Solksjaer kembali menyoroti tentang keputusan wasit untuk memberikan hadiah pinalti pada Arsenal. Solksjaer tidak setuju dengan hal ini pasalnya, ia merasa Fred tidak melakukan pelanggaran apapun kepada Lacazette. Bahkan ia mengatakan sang wasit itu mungkin akan menyesali keputusan itu setelah melihat tayangan ulangnya.

Bekuk Madrid, Ajax Siap Singkirkan Tim Lainnya

Setelah bekuk Madrid. Ajax siap singgkirkan tim lainnya untuk mendapatkan tiket menuju Final Liga Champions. Hal ini akan cukup sulit bagi Ajax untuk menghadapi tim papan atas Eropa.

Sang Kapten Ajax Amsterdam, Matthijs De Ligt juga akan berusaha semampu mungkin untuk meraih gelar Liga Champions musim ini.

Ajax berhasil memberikan perhatian bagi publik ketika mereka berhasil menundukkan sang gelar juara bertahan Champions, Real Madrid dengan skor akhir 4-1. Pertandingan berlangsung di kandang El Real, Santiago Bernabue.

Ajax juga sempat mengalami kekalahan pada putaran pertama dengan skor 0-2 membuat para publik menilai bahwa Ajax hanya memiliki beberapa persen untuk mendapatkan kemenangan pada putaran berikutnya.

Tapi hal tersebut dibayar mahal oleh tim asuhan Erik ten Hag pada putaran kedua dengan total agregat 3-4. Ajax sukses membekuk sang juara bertahan, Real Madrid.

Berhasil lolos ke perempat final, tentu Ajax akan berjumpa dengan tim Eropa yang berkualitas di ajang pertandingan Liga Champions.

De Ligt juga tidak peduli dengan tim apa yang akan menghadapi tim berikutnya. Pemain berusia 19 tahun tersebut siap memberikan penampilan terbaik untuk membuat Ajax melangkah ke babak final Champions.

“Kami juga tidak tahu semua tim yang menuju ke babak berikutnya, maka kami cukup melihat pengundian dengan siapa kami akan bertanding. Saya juga terlalu peduli dengan siapa kami harus bertanding, dipikiran saya adalah harus membawa pulang tropi Liga Champions musim ini.” ucap sang kapten.

Porto Singkirkan Roma Lewat Babak Perpanjangan Waktu

Porto sukses melenggang ke babak perempatfinal Liga Champions musim ini setelah berhasil meraih kemenangan 3-1 atas AS Roma melalui babak perpanjangan waktu. Tuan rumah sejatinya hanya membutuhkan kemenangan dengan skor 1-0 untuk lolos ke babak berikutnya setelah di leg pertama hanya menelan kekalahan 2-1 dari Roma.

Porto langsung menekan sejak menit pertama pertandingan. Setelah melewatkan beberapa peluang, upaya Porto akhirnya menemui hasil di menit ke-26. Moussa Marega yang berhasil lolos dari jebakan offside berhasil mengirimkan umpan matang yang sukses diselesaikan dengan baik oleh Francisco Soares.

Setelah gol tersebut, Roma mencoba bangkit dengan mengontrol jalannya pertandingan. Usaha Roma langsung membuahkan hasil di menit ke-37 setelah wasit memberikan hadiah penalti kepada mereka. Daniele De Rossi yang maju sebagai eksekutor dengan tenang membawa timnya menyamakan skor menjadi 1-1.

Memasuki babak kedua, Porto masih terus memegang kendali permainan. Marega sukses membuat agregat menjadi 3-3 setelah mencetak gol di menit ke-52. Penyerang asal Mali itu berada di posisi yang tepat untuk meneruskan umpan yang dilepaskan oleh Jesus Corona. Skor 2-1 ini bertahan hingga 90 menit waktu normal berakhir.

Di babak perpanjangan waktu kedua tim langsung tampil terbuka seakan tidak ingin mengakhiri laga melalui drama adu penalti. Serangan yang dibangun oleh para pemain Porto tampak lebih berbahaya dan puncaknya adalah ketika wasit memberikan penalti kepada tuan rumah usai tayangan VAR menunjukkan adanya pelanggaran yang dilakukan oleh Alessandro Florenzi terhadap Fernando Andrade. Alex Telles yang maju sebagai eksekutor tanpa kesulitan menjebol gawang Roma.

Skor 3-1 ini bertahan hingga pertandingan usai dan Portistas Dragoes berhak meraih satu tiket ke babak selanjutnya.