Tertekannya Ciro Immobile Saat Tampil Membela Timnas Italia

Ciro Immobile, striker asal Lazio ini merasa sangat tertekan saat tampil mengenakan seragam tim nasional Italia. Hal tersebut terjadi bukan tidak ada adanya alasan, hal tersebut terjadi karena Immobile masih belum bisa menunjukkan ketajamannya saat membela klub.

Penyerang yang kini sudah berusia 28 tahun ini gagal memanfaatkan dua kali peluang saat Italia kontra Portugal dalam ajang UEFA Nations League. Kedua tim tersebut pun harus bermain imbang dengan skor akhir 0 – 0.

Ciro Immobile, striker asal Lazio ini merasa sangat tertekan saat tampil mengenakan seragam tim nasional Italia

Peforma dari Immobile bersama dengan Gli Azzurri memang sangat berbanding terbalik saat dirinya melakukan pembelaan terhadap Lazio. Pada musim ini saja, dirinya sudah berhasil mencetak sembilan gol serta lima assist dari 16 laga yang dijalaninya disemua komptesisi.

Tekanan tersebut terjadi karena kegagalan dalam mencetak beberapa gol di beberapa kesempatan termasuk saat melawan Portugal. Memang diakui bahwa dalam laga tersebut Immobile mulai menggerotinya tetapi dirinya tidak ingin tenggelam dalam rasa kecewa yang dalam dan dirinya memilih untuk terus tetap menatap kedepan.

Gol terakhir dari Immobile untuk Gli Azzurri sendiri tercipta saat laga melawan Israel yang berlangsung pada bulan September 2017. Walaupun demikian, fakta tersebut tidak akan membuat mantan penggawa dari Juventus ini menyerah begitu saja, dirinya akan terus membuktikan kualitasnya dalam lapangan dan akan terus menunjukkan performa terbaiknya agar tidak muncul kembali rasa kekecewaan lagi.

Prediksi Swiss Vs Belgia : Belgia Hanya Mencari Seri Untuk Masuk Ke Partai Semifinal

Belgia akan segera berhadapan dengan Swiss pada laga Liga ke 2 UEFA Nation League yang akan di selenggarakan diĀ  Swissporarena, Luzern, Minggu (18/11/2018) waktu setempat atau Senin (19/11/2018) dini hari WIB. Belgia hanya membutuhkan score seri agar mereka dapat lolos ke partai semifinal pada pertandingan tersebut.

Pada pertandingan sebelumnya Belgia berhasil mengalahkan Islandia dengan score 2-0 yang di selenggarakan di Brussels, pencetak 2 gol untuk Belgia adalah Michy Batshuayi pada pertandingan tersebut. Islandia yang kalah dari Belgia di pastikan akan terdegradasi dalam grupnya.

Swiss saat ini memiliki 6 poin dalam klasemen sementara sedangkan Belgia memiliki 9 poin dalam klasemen sementara, maka dari itu apabila dalam pertandingan selanjutnya apabila Belgia bisa seri saja dalam menghadapi Swiss maka akan di pastikan mereka akan lolos ke babak selanjutnya.

Pada pertandingan sebelumnya, Swiss kalah 1-2 saat melawan Belgia. Dalam pertandingan tersebut Belgia unggul terlebih dahulu lewat gol dari Romelu Lukaku pada menit ke-58, kemudian Swiss bisa mengejar ketertinggalan di menit ke-76 lewat gol dari Mario Gavranovic, kedudukan seimbang tidak bertahan lama, pada menit ke84 Lukaku kembali mencetak gol untuk memastikan kemenangan dalam pertandingan tersebut.

Berdasarkan history pertemuan kedua belah negara, Belgia berhasil menang 13 kali atas Swiss, sedangkan Swiss juga tercatat berhasil menundukkan Belgia 8 kali dan 7 kali hasil seri dalam 28 kali pertemuan kedua belah timnas.

Timnas Spanyol Kalah Saat Berhadapan Dengan Tuan Rumah Kroasia

Timnas Kroasia berhasil mengalahkan Timnas Spanyol dengan score 3-2 pada pertandingan Lanjutan Liga A Grup 4 yang di adakan di Stadion Maksimir, Zagreb, Kamis (15/11/2018) waktu setempat atau Jumat (16/11/2018) dini hari WIB. Hasil tersebut membuat persaingan di Grup 4 menjadi sangat sengit karena masing-masing Timnas memiliki score yang hampir sama.

Kemenangan ini membuat Kroasia mendapatkan 4 poin dari 3 pertandingan yang sudah di jalani oleh mereka. Kroasia saat ini memiliki poin yang sama dengan Inggris, dan hanya tertinggal 2 poin dari Spanyol yang saat ini masih mantap menduduki posisi pertama di klasemen.

Di laga Kroasia berhadapan dengan Spanyol, Kroasia berhasil membuka keunggulan pada babak kedua lewat tembakan dari Andrej Kramaric, tembakan keras dari dalam kotak pinalti membuat kiper David De Gea tidak dapat menahannya sehingga tercipta gol untuk Kroasia.

Namun hanya berselang 2 menit dari gol yang di cetak Kroasia, pemain Spanyol La Furia Roja berhasil mencetak gol untuk membuat posisi penyeimbang. Tensi pertandingan yang semakin tinggi di babak kedua membuat pertandingan berjalan dengan sangat sengit.

Memasuki menit ke-69, Kroasia berhasil kembali mencetak gol lewat sundulan Tin Jedvaj yang mendapatkan bola udara dari Luka Modric, membuat kedudukan kembali di menangkan oleh Kroasia pada menit tersebut.

Spanyol yang terus berusaha menyerang akhirnya berhasil mengejar ketertinggalan di menit ke-78 lewat tendangan pinalti, eksekutor pinalti Sergio Ramos berhasil mencetak gol dengan baik dan membuat score seimbang antara kedua belah timnas.

Namun nasib sial ternyata tidak dapat di hindari Spanyol, dimasa Injury Time, Jedvaj berhasil mencetak gol lewat bola liar di depan gawang yang turun di depan kakinya. Hasil tersebut membuat Kroasia menang 3-2 dari Spanyol pada pertandingan tersebut.

 

Chelsea Siapkan tawaran Besar Untuk Striker Genoa

Maurizio Sarri kabarnya tidak puas dengan kontribusi yang diberikan oleh para penyerang Chelsea sejauh ini. Karena itu, manajer The Blues itu menginginkan rekrutan baru untuk mempertajam lini serang timnya di bursa transfer musim dingin nanti.

Mantan pelatih Napoli itu kabarnya berharap agar timnya mampu merekrut penyerang tajam milik Genoa yakni Krzysztof Piatek. Keinginan Sarri untuk mendaratkan Piatek ke Stamford Bridge kabarnya telah mendapatkan restu dari pihak manajemen The Blues. Untuk bisa menuntaskan kepindahan sag pemain, Chelsea diyakini telah menyiapkan dana besar mencapai 35 juta Euro atau setara dengan 605 miliar jika di rupiahkan.

Keinginan Sarri memboyong Piatek memang sangat wajar. Meski musim ini merupakan musim debut bagi Piatek di ajang Serie A, namun penyerang berusia 23 tahun itu langsung nyetel dan tampil tajam bersama dengan Genoa.

Tampil dalam delapan pertandingan bersama dengan Genoa, Piatek telah sukses mengoleksi sembilan gol saat ini. Jumlah tersebut menjadikan dirinya top skor sementara Serie A. Pencapaian Piatek ini sangat berbanding jauh dari kontribusi kedua penyerang Chelsea saat ini yakni Alvaro Morata dan Oliver Giroud.

Jika torehan gol kedua penyerang Chelsea itu dijumlahkan maka hanya akan menghasilkan tiga gol. Jumlah itu jelas sangat jauh dari perolehan Piatek saat ini. Maka dari itu, kehadiran Piatek nantinya diharapkan akan mampu mempertajam lini serang The Blues sekaligus bertugas sebagai mesin gol Chelsea menggantikan peran Morata ataupun Giroud.

Meski siap mengucurkan dana besar untuk bisa mengamankan tanda tangan Piatek bulan Januari nanti, namun jalan Chelsea untuk bisa mendapatkan penyerang asal Polandia itu tidak akan berjalan dengan mudah. Pasalnya, selain Chelsea, dua klub besar Eropa lainnya yakni Barcelona dan Bayern Munich juga sangat tertarik untuk bisa mendapatkan jasa Piatek.

Capello Ungkap Pemain yang Diinginkan Mourinho Musim Panas Lalu

Mantan pelatih tim nasional Inggris, Fabio Capello menyebutkan nama-nama pemain yang masuk ke dalam daftar incaran dari Jose Mourinho pada bursa transfer musim panas lalu.

Musim ini memang tidak berjalan terlalu baik untuk United sejauh ini. Selain masih kesulitan bersaing di ajang Premier League dan Liga Champions, The Red Devils juga sudah dipastikan kehilangan salah satu gelar yang bisa diraih musim ini yakni Piala Liga Inggris usai ditundukkan oleh Derby Country di babak ketiga.

Melihat performa United sejauh ini, maka banyak kritikan yang ditujukan kepada sang manajer, Mourinho. Pelatih asal Portugal itu dianggap gagal mengeluarkan kemampuan terbaik dari timnya sehingga kesulitan meraih hasil positif dan juga menerapkan gaya sepakbola yang dianggap kurang menghibur untuk tim sekelas United.

Meskipun demikian, kritikan kepada Mourinho itu tidak sepenuhnya benar. Meski United memang kesulitan musim ini, namun hal itu juga tak lepas dari kegagalan klub merekrut pemain-pemain yang diinginkan oleh Mourinho di bursa transfer musim panas lalu.

Banyak kabar yang beredar bahwa Mourinho sangat menginginkan jasa dari Leonardo Bonucci dan Toby Alderweireld musim panas lalu. Namun kabar mengejutkan disampaikan oleh Capello terkait pemain incaran dari Mourinho.

Pelatih asal Italia itu mengatakan bahwa kedua pemain itu bukanlah sosok yang diidamkan oleh Mourinho. Ia mengaku diberitahu oleh Mourinho terkait siapa pemain yang ingin direkrut oleh Mourinho ketika keduanya bertemu dalam sebuah ajang perkumpulan manajer musim panas lalu.

“Saya bertemu dengan Mourinho dalam sebuah pertemuan antar manajer musim panas lalu. Dari sana saya mengetahui bahwa sebenarnya ia memiliki dua nama yang sangat ingin ia bawa ke United. Pemain tersebut yakni Milan Skriniar dan Kalidou Koulibaly. Mereka bek yang ingin direkrut oleh Mourinho musim panas lalu,” ucap Capello.

Seperti diketahui, aktifitas transfer United musim panas lalu tergolong gagal karena mereka hanya mampu merekrut tiga pemain baru yakni Fred, Diogo Dalot serta Lee Grant. Pihak manajemen klub sama sekali gagal merekrut seorang bek tengah baru yang sejatinya merupakan target transfer utama dari Mourinho.

Gelandang AC Milan Masuk Daftar Buruan Madrid

Kabar cukup mengejutkan datang dari klub raksasa Spanyol yakni Real Madrid. Los Blancos julukan dari Madrid kabarnya saat ini tengah memantau situasi dari Suso di AC Milan dan siap memboyong gelandang asal Spanyol itu di bursa transfer pemain dengan mengaktifkan klausul pelepasan yang ada dikontrak sang pemain yang bernilai 38 juta Euro.

Musim ini mantan pemain Liverpool itu memang tampil impresif bersama dengan Rossoneri. Dalam 10 pertandingan awal Serie A, Suso tercatat telah berkontribusi terhadap timnya dengan sumbangsih empat gol serta tujuh assist. Hal itulah yang membuat Madrid sangat berminat untuk bisa memboyong dirinya ke Santiago Bernabeu.

Meski demikian, usaha Madrid untuk bisa mendapatkan tanda tangan Suso dipastikan tidak akan berjalan dengan mudah. AC Milan selaku pemilik sang pemain diyakini akan berupaya keras agar sang pemain tidak hengkang ke klub lain dalam waktu dekat.

Milan dipercaya akan mengambil langkah untuk memperpanjang kontrak Suso dalam waktu dekat ini. Selain bertujuan mengikat sang pemain lebih lama di San Siro, Milan juga akan menaikkan nilai klausul pelepasan dari Suso yang saat ini dinilai masih terlalu rendah.

Sebelum kabar ketertarikan dari Madrid muncul, agen sang pemain, Alessandro Lucci sempat diyakini telah menggelar pembicaraan dengan pihak Chelsea terkait kans kepindahan Suso ke Stamford Bridge. Namun kini rumor tersebut mereda seiring dengan kabar ketertarikan Madrid terhadap Suso. Situasi ini tentu membuat Milan merasa sangat terdesak sehingga pihak klub siap menggelar proses negosiasi terkait kontrak baru Suso dalam waktu dekat ini.

Mourinho Puji Kontribusi Fellaini

Manchester United sukses menumbangkan raksasa Serie A, Juventus di Allianz Stadium. Usai kemenangan yang diraih oleh timnya, manajer United, Jose Mourinho memuji kontribusi besar yang dimainkan oleh Maroane Fellaini di laga tersebut.

Saat pertandingan menyisakan sepuluh menit dan dalam posisi tertinggal 1-0 dari tuan rumah, Mourinho mengambil keputusan untuk memainkan Fellaini. Merespon pergantinan pemain ini, pelatih Juventus, Massimiliano Allegri juga menurunkan bek tengah, Andrea Barzagli.

Tak lama setelah Fellaini masuk ke lapangan, United sukses menyamakan skor melalui eksekusi tendangan bebas Juan Mata di depan kotak penalti Juventus. Selang tiga menit, tim tamu berbalik unggul setelah fullback Juventus, Alex Sandro mencetak gol bunuh diri. Skor 1-2 ini bertahan hingga pertandingan berakhir.

“Fellaini sering menjadi pembeda di setiap pertandingan. Biasanya ia melakukan hal tersebut di laga kandang. Di leg pertama kami tidak bisa menurunkan dirinya,” ucap Mourinho.

“Juventus memutuskan memainkan Barzagli untuk meredam permainan kami, namun kami secara cepat tampil dengan bola-bola direct sehingga kami bisa mencetak gol,” tambahnya.

“Kami memainkan Juan Mata bukan untuk menghadapi situasi bola-bola mati khususnya tendangan bebas yang bisa kami dapatkan. Kami memainkan dirinya untuk melayani Fellaini yang selalu dominan kala menghadapi situasi bola udara dengan umpan silang darinya. Satu poin atau poin penuh bagi Juventus tidak akan berdampak besar. Namun, tambahan tiga angka ini benar-benar sangat krusial bagi kami untuk melenggang ke babak selanjutnya,” pungkasnya.

Kemenangan ini membuat United saat ini mengoleksi tujuh angka dari empat pertandingan di grup H. The Red Devils unggul dua poin dari Valencia yang di pertandingan lainnya sukses mengalahkan Young Boys dengan skor 3-1.

Badai Cedera Hantam Lini Tengah Juventus

Juventus mengalami krisis di sektor lini tengah jelang kedatangan Manchester United untuk melakoni partandingan matchday keempat Liga Champions tengah pekan ini.

Setelah Sami Khedira yang terbelit cedera otot paha, Juventus harus kehilangan Emre Can yang diharuskan naik ke meja operasi untuk pemulihan cederanya. Proses ini diyakini akan memerlukan waktu pemulihan yang cukup lama.

Dengan kedua pemain tersebut terhantam cedera, praktis lini tengah Juventus hanya bisa mengandalkan Miralem Pjanic, Rodrigo Bentancur serta Matuidi. Sialnya, nama terakhir juga diragukan bisa ambil bagian dalam pertandingan melawan United karena ia mengalami sedikit masalah dalam kemenangan 3-1 yang diraih oleh Juventus atas Cagliari di ajang Serie A akhir pekan lalu. Cedera itu membuat Matuidi harus absen dalam sesi latihan jelang menjamu The Red Devils.

Kesempatan Matuidi untuk bisa dimainkan dalam pertandingan nanti semakin kecil setelah ia diprediksikan baru siap untuk kembali bermain lagi setidaknya hingga tiga hari kedepan.

Kehadiran mantan penggawa Paris Saint-Germain itu sejatinya sangat diharapkan oleh pelatih Juventus, Massimiliano Allegri mengingat dirinya tidak memiliki opsi yang cukup banyak lagi yang bisa ditempatkan di lini tengah timnya.

Selain kehilangan gelandang-gelandang utamanya, Allegri juga harus dipusingkan dengan beberapa penggawa utama timnya seperti Douglas Costa yang juga melewatkan sesi latihan karena menjalani perawatan fisioterapi untuk memulihkan cedera paha kirinya. Sementara itu, Mario Mandzukic juga belum sepenuhnya fit untuk bermain karena masalah pergelangan kaki yang sebelumnya menimpa dirinya.

Dua penggawa lainnya yakni Federico Bernardeschi dan Giorgio Chiellini telah kembali berlatih bersama dengan rekan-rekan setimnya. Namun, kedua pemain tersebut menjalani porsi latihan yang berbeda jelang pertandingan menghadapi United.

Messi Punya Kans Tampil Lawan Inter

Lionel Messi masih belum tampil memperkuat Barcelona sampai saat ini. Akan tetapi, mega bintang milik Blaugrana tersebut disinyalir akan mampu kembali bermain kala timnya menghadapi Barcelona di ajang Liga Champions tengah pekan depan.

Messi sudah melewatkan tiga pertandingan terakhir Barcelona di semua ajang setelah mengalami cedera patah tangah kala menghadapi Sevilla dua pekan lalu. Messi sempat diprediksi akan tampil kala Barcelona menghadapi Rayo Vallecano di ajang La Liga kemarin.

Hal itu karena sang pemain diketahui telah kembali berlatih bersama dengan rekan-rekan setimnya. Namun kapten tim Barcelona itu urung ditampilkan dalam kemenangan 3-2 yang diraih oleh Barcelona di kandang Rayo Vallecano.

Usai pertandingan berakhir, pelatih Barcelona, Ernesto Valverde mengaku bahwa kondisi Messi belum sepenuhnya fit untuk dapat bermain melawan Rayo. Akan tetapi, ia memiliki kans untuk tampil kala Barcelona melawat ke San Siro untuk menghadapi Inter Milan di ajang Liga Champions Rabu dinihari WIB besok.

“Saya kira semua tahu bahwa kami bermain lebih baik ketika Messi bermain. Kami akan melihat dalam sesi latihan kami selanjutnya sebelum memutuskan untuk memainkan Messi di laga lawan Inter atau tidak,” ucap Valverde.

Kontribusi Messi memang sangat penting bagi Barcelona musim ini. Tampil dalam 12 pertandingan di semua kompetisi, penyerang berjuluk La Pulga itu telah mencetak 12 gol untuk Barcelona. Selain itu, ia juga sukses memberikan enam assist untuk rekan setimnya.

Capello Sarankan Mantan Klubnya Datangkan Icardi

Real Madrid mendapatkan saran dari mantan pelatih mereka yakni Fabio Capello untuk mendatangkan seorang striker baru di bursa transfer. Pemain yang disarankan oleh Capello untuk direkrut Madrid adalah penyerang milik Inter Milan yakni Mauro Icardi. Ia percaya bahwa Icardi merupakan solusi untuk membenahi lini depan El Real.

Saat ini lini serang Real Madrid memang terlihat menjadi salah satu sektor terlemah usai ditinggalkan oleh Cristiano Ronaldo yang hengkang ke Juventus musim panas tahun ini. Mandulnya lini depan Madrid terlihat jelas dalam kegagalan mereka mengoyak jala gawang lawan dalam empat pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi.

Usai kepergian Ronaldo, Madrid sampai saat ini masih terus mencari pengganti yang sepadan untuk mengisi posisi kosong kapten tim nasional Portugal tersebut. Namun, hingga saat ini Madrid belum juga menemukan pengganti yang tepat.

Melihat hal itu, Capello menyarankan Madrid untuk memboyong Icardi ke Santiago Bernabeu. Kehadiran Icardi nantinya diharapkan oleh Capello dapat mengembalikan kekuatan dari Real Madrid seperti sebelumnya.

Performa Icardi memang sangat menjanjikan bersama dengan Inter Milan sejak bergabung dari Sampdoria di tahun 2013 silam. Sampai saat ini dirinya tercatat telah tampil dalam 190 pertandingan bersama dengan Inter dan ia sukses menyumbangkan 112 gol bagi tim yang bermarkas di San Siro tersebut. Dengan kualitas demikian, Icardi diyakini akan mampu meningkatkan kekuatan dari Real Madrid khususnya di lini depan.

“Saya salah satu penggemar dari Icardi. Ia pemain yang benar-benar berbahaya di area kotak penalti seperti halnya Ronaldo. Jika ia mendapatkan umpan tiga kali di dalam kotak penalti, maka ketiga peluang tersebut akan menjadi gol. Jika saya masih berstatus sebagai pelatih Real Madrid, maka saya akan secepat mungkin memboyong dirinya ke Santiago Bernabeu,” ungkap Capello.